Cerita Dewasa - Nikmatnya Memek Tante Lisa

Cerita Dewasa – Nikmatnya Memek Tante Lisa

Diposting pada

Cerita Dewasa – Nikmatnya Memek Tante Lisa – Perkenalken namsaya Andre(Nama Samaran) Sebut saja begitu. saya saat ini berumur 20 tahun. saya akan berbagi cerita ngentot saya. Cerita ngentot ini terjadi sekitar saya berumur 16tahun. Lisna saat itu baru berumur 16tahun. Lisna sekolah di salah satu sekolah swasta di bekasi dan dia adalah salah satu bintang kelas dan dia bisa dibilang anak mami. Kecantikannya menggoda sekali sehingga banyak laki-laki yang ingin menjadi pacarnya. Bisa dibilang Lisna adalah PRIMADONA-nya sekolah itu? saya pertama kali mengenal Lisna pada saat saya sedang bermain biliard di salah satu mall di jakarta utara (klp.Gading mall).Cerita Dewasa - Nikmatnya Memek Tante Lisa

Cerita Dewasa – Nikmatnya Memek Tante Lisa – Waktu itu saya ingin berkenalan dengannya tetapi saya sedikit malu-malu, soalnya cewek yang satu ini benar-benar cantik dan lain dengan yang saya liat dari biasanya. Lisna seorang cewek chinese, kulit putih, tinggi 161cm dan ukuran dada 34A bisa dibilang lumayan untuk ukuran remaja yang baru berumur 16 tahun.

saya akhirnya berkenalan dengan Lisna walau saya malu-malu setengah mati, takut ditolak eh gak tahunya saya berhasil berkenalan dengannya!
“Hai… boleh kenalan ga cewe”, sapsaya dengan sedikit percaya diri.
“Siapa yahhh?”, jawab LiLis.
“Saya deni? Boleh kenalan ga, kamu siapa?”
“Boleh kok emank siapa yang ngelarang… saya LiLis.”
“Sekolah dimana?? Tanysaya sedikit basa-basi.”
“Ada deh”, Katanya sedikit manja.
Akhirnya kami ngobrol panjang dan saya sedikit berani menanyakan nomor teleponnya.

Malamnya saya mencoba menelepon Lisna dan pada saat itu Lisna mengangkat teleponku.
“Halo ini Lisna ya”, sapaku.
“Iya..ni sapa ya”, Lisna menjawab.
“Ini saya Andreyang tadi siang berkenalan dengan kamu Lis”, kataku.
“Oh… iya?? ada apa den?”
“Engga saya cuma pingin ngobrol aja Lis… Ganggu ga?”
“Engga ganggu kok nre… biasa aja sama Lisna yah.”
saya mulai membuka topik pembicaraan meskipun sedikit canggung dan tidak tahu apa yang ingin saya bicarakan. Lalu saya mulai memberanikan diri dengan menanyakan tentang kehidupan dia.

“Lisna udah punya pacar?”, tanyaku.
“Belum nre… dulu Lisna punya pacar tapi Lisna udah putus”, jawabnya.
“Lho putus gara-gara apa Lis?”
“udah bosen aja”, jawab Lisna polos.
“Lisna besok saya pingin ketemuan sama kamu bisa ga?”, pintaku.
“Boleh kok nre… mau ketemuan dimana?”
“Di MKG aja Lis mau??”, tanyaku.
“Boleh jam 3 sore yah pas Lisna pulang sekolah”, jawabnya.
“Ok… selamat malam Lis”, jawabku sebelum menutup pembicaraan.

Cerita Dewasa – Nikmatnya Memek Tante Lisa – Besoknya jam 3 sesuai kesepakatan kami bertemu di MKG… Lisna berdandan sexy sekali pada saat itu dengan baju yang teramat sangat menggoda… Ingin sekali saya ngentot dia tetapi saya masih perjaka… tidak tahu caranya bagaimana ngentot…
Kami ber cerita panjang lebar sampai jam 6 sore sambil makan-makan… Tak terasa pada saat mau mengantarkan Lisna pulang hujan turun deras sehingga saya menetap di mobilku.
saya bertanya pada LiLis, “Mau es krim ga say?”, saya memanggil dia dengan sapaan “say”, eh ternyata dia juga balik meresponseku dengan perkataan “mau donk say”. Cuaca saat itu mendukung sekali… cuaca hujan gerimis dan pada saat itu kami berdua di mobil. saya membelokkan mobilku ke parkiran mobil. Lisna bertanya,
“Ngapain kita ke parkiran say?”
“Gak apa-apa kok say… saya cape aja”, padahal pikiran mesum saya sudah di kepala. Membayangkan Ngentot memek lisna. saya mulai memandangi buah dada Lisna yang pada saat itu menggoda sekali… ingin sekali saya menjilati puting toket nya itu…

Lisna melihatku dan ia berkata “Ikhh.. Andre nakal liat-lihat toket LiLis. bayar tauu!? Masa liat gratis, ga bayar”, ucapnya manja.
saya hanya bisa tertawa dan dalam hatiku saya ingin sekali mengecup bibirnya… adegan bercumbu ngentot sudah terbayang jelas pikirku sudah mendapat angin segar. saya mulai memberanikan diri untuk mencium mulutnya walaupun Lisna menolak tapi saya terus memaksa dan pada akhirnya dia tidak bisa mencegah saya untuk menciummnya. saya melumat bibirnya dengan sangat lembut dan tak disangka Lisna membalas ciumanku dengan ganasnya.
Lisna bertanya kepadaku, “Andre udah pernah ngentot belum?”
“Belum”, jawabku.
“Lisna juga masih perawan ndre… Lisna ga tau bagaimana caranya ngentot.”
Serasa sudah mendapatkan lampu hijau dari LiLis, ingin ku laksanakan adegan ngentot yang sudah ku bayangkan tadi. saya mulai memberanikan diri tuk membuka pakaiannya. Lisna malah memberikan posisi tuk memudahkan saya membuka pakaiannya. saya membuka branya yang warna hitam itu… WOW toket Lisna yang berukuran 34A langsung saya kulum dan Lisna berteriak kecil,
“Aach… geli ndre! Jangan cuma satu doank donk say… sebelahnya juga donk say”, saya mulai menjilati puting susu bagian sebelahnya. Lisna yang merasa bergairah mulai membuka pakaian dan celanaku. saya pun juga membuka celananya dan kami berdua pun dalam keadaan telanjang bulat di dalam mobil. Pada saat itu tmpt parkir sedang mendukung: tidak ada satu orang pun yang melihat kami.

“Kulum kontolku donk say”, pintaku.
“Lisna ga pernah ngelakuin ini satu kali pun ndre”, jawabnya.
“saya juga blm pernah melakukannya Say… jadi kita sama kan”, kataku.
“Iya saya coba deh”, jawabnya.
Lisna mulai mengemut kontolku dan dia merasa enjoy mengemut kontolku. saya juga mengelus bibir vaginanya dengan tanganku. Dia mengerang, “emh..ehm..”, tanda dia mulai bereaksi pada sentuhan tanganku…
saya yang tidak tahan dengan vaginanya. saya mulai membaringkannya dan langsung menjilati vaginannya.
“Ouch…”, Lisna mendesah dan saya terus menjilati klitorisnya dan pada akhirnya dia mendesah tidak karuan.
“Aahh… achh ndre akuuu keluarr…achhh?!”, keluarlah cairan putih dengan baunya yang khas.
Lisna tak mau kalah. Dia ingin mengulum kontolku. Kami melakukan gaya 69 di jok mobil belakang. Lisna mengemut kontolku dengan ganasnya. Dikocok-kocok dan diemut dengan ganas. Maklum baru pertama kali kami melakukannya. Lalu saya yang sudah tidak tahan… saya mulai menyuruhnya merebahkan diri dan mengangkat pahanya sehingga tampaklah memeknya yang merah dan menggoda itu. Ga sabaran deh gw ngentot memek merah itu.
“saya masukin ya say?”, tanyaku.
“Iya say tapi pelan-pelan yah… Lisna masih perawan.”

Cerita Dewasa – Nikmatnya Memek Tante Lisa – saya mulai memasukan kontolku ke liang vaginanya pelan-pelan. Sulit sekali memasukan kontolku ke liang vaginanya saking rapatnya. Lisna berteriak, “Ah… sakiit ndre!”.
saya yang tidak peduli karena sudah terlanjur nafsu memulai melakukan aksi ngentot ku, gerakan maju-mundur dengan pelan-pelan. Lisna yang membalasnya dengan menjambak rambutku. saya terus melakukan genjotan terhadap memeknya yang sangat nikmat itu…
“Ahh… sakit ndre”, saya mulai mempercepatkan gerakan maju-mundur.
Lisna berteriak, “Ahh”, saya mengeluarkan kontolku dari memeknya dan langsung keluarlah darah segar membanjiri jok mobil belakangku.
“Say lanjut ya? Nih… saya belum apa-apa tau”, tanyaku…
“Iya say lanjut aja… Lisna siap kok”, jawab LiLis.
Lampu hijau nih… ngentot lagi.. saya mulai memasukan kontolku ke memek Lisna lagi… Lisna sangat menikmati tusukan kontolku ke liang vaginannya.
“Say…liss..ya kee…luarrr”, dan pada saat itu cairan putih itu keluar. Ternyata dia orgasme. Cairan putih itu membanjiri kontolku yang nikmat dijepit oleh dinding dinding memek LiLis. Kontolku masih berada di dalam memek LiLis.
“Kamu belum keluar Say?”, tanya LiLis.
“Belum Say”, jawabku.

saya meneruskan tusukan ke memek Lisna dan Lisna terus mengerang… suara teriakannya membuat saya tambah bernafsu. “Aachh… achhh….achhh.achhh..de…niiii km heee..batt sayyy…”, dan tiba2 Lisna mengeluarkan lagi cairan putih. Dia orgasme untuk yang kedua kalinya.
“Kamu belaum keluar-keluar juga Say. Cepat keluarin donk Say, udah malam”, pintanya.
“Ok say”, jawabku.
saya mulai mempercepat gerakanku. Menggenjot memek Lisna dengan sangat cepat.
“Acchh… achhh… achhhh… achhh”, Lisna mendesah menikmati setiap tusukan kontolku yang belaum pernah dia rasakan sebelumnya. saya yang hampir orgasme semakin mempercepat gerakan kontolku keluar masuk memek LiLis.
“Sayyy… saya mau keluar nihhhhh”, ucapku.
“Keluarin di luar ya say jangan didalem”, pinta LiLis.
saya akhirnya orgasme dan mengeluarkan spermsaya ke dada Lisna yang lumayan besar itu.
“Ccroott… crootttt…”, saya menumpahkan ke dadanya dan sebagian ke mukanya.
“Thanks ya Say… kejadian ini ga bakalan saya lupain”, kata LiLis.
“Sama-sama say… saya juga ga akan melupakan kejadian ini.”

Akhirnya kami selesai ngentot dan kami memakai pakaian kami kembali. Dan saatnya mengantarkan Lisna pulang kami sempat berciuman pada saat saya mengantar dia sampai depan rumahnya.
saya dan Lisna tidak akan melupakan kejadian dimana saya melepas keperjakaanku dan dia memberikan keperawanannya. Kami tidak berhenti sampai disitu saja. Kami melakukannya lagi di rumahnya pada saat rumahnya sepi. Setidaknya saya dan Lisna setiap akhir weekend diisi dengan ngentot. Meskipun saya tidak ada hubungan apapun deegan LiLis… meskipun saya sekarang sudah menetap di Malang dan saya sudah mendapatkan beberapa pelajaran dari cewek cewek yang ada disini tapi Lisna telah memberikan pelajaran yang sgt berarti kepadaku.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *