Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal

Diposting pada

Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal | Bersenggama Antar Perawat |Pada saat itu, saya yang dapet jadwal jaga tugas sesame perawat yang lebih senior yang bernaman Suster Eliza. Saya disini sebagai suster junior sangat takut dan segan terhadapnya, karena Suster Eliza sangat berkuasa dan sering mengatur para perawat-perawat yang berada di bawahnya.Dan saat itu pada yang dapet jaga tugas hanya kami berdua perawat junior juga yang sedang menemaniku. Tiba-tiba ada suara yang memanggil, ternyata Suster Eliza memanggil dengan senyum-snyum mengarah kepada kami.

Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal SexAsian18 003

“ Dik Yani,. . .”

“ Iya Suster Eliza. . . . “ jawab saya.

Baru kali ini Suster Eliza memanggil saya bersama rekan-rekan dengansebutan yang halus

“Dek. . . .”.

Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal | Apalagi dengan panggilan seperti itu, sambil tersenyum wajahnya. Dan saya juga kaget juga sih melihat ekspresi seperti itu karena kadang kadang seperti itu kok. Dan saat sedang bertugas Suster Eliza, menanyakan status para pasien sudah di periksa apa belom dan di periksa suhunya di ruang dahlia itu.

“Baik Suster Eliza”

Saya segera berangkat dengan perintah dan arahannya seperti sapi ompong.

Bersenggama Antar Perawat |Kemudian saya persiapkan alat untuk memeriksa dan segera untuk mengunjungi ruangan pasien di Zona Dahlia. Dengan seperti itu , kadang saya merasa iri juga dengan Suster Eliza karena yang sukanya hanya menyuruh-menyuruh saja dengan menonton acara tv dan melihat cctv sambil duduk-dudukan.

Dengan tugas yang di berikan Suster Eliza kepadaku , akhirnya sudah kelar juga dan pada waktu itu jam sudah menunjukkan 5 sore. Biasanya pada jam ini para perawat untuk beristirahat sejenak dan mandi setelah berkunjung ke ruang pasien pasien. Saya begitu sangat capek, dan beginilah resiko untuk perawat junior.

Dan untuk waktu sebentar saya masuk sebentar ke kamar jaga perawat dan merbahkan tubuh sebentar untuk tiduran sebentar sambil ngaso.

Beberapa menit kemudian Suster Eliza menyusul juga ke kamar rehat para perawat dan juga untuk beristirahat dengan merbhkan tubuhnya di tempat tidur. Beberapa saat itulah Suster Eliza, muali sedikit umtuk Tanya-tanya kepadaku.

“Oiya DIk , adik Yani sudah punya pacar. . ??”Tanya Suster Eliza

“Endak Suster Eliza, sudahh dak punya….”?jawab saya

“Dulu Suster Eliza, waktu sekolah di Akper”

Dan Suster Eliza spertinya tertawa ,

“Lho kenapa Suster Eliza, kok tertawa ada yang lucu kah??”

“Eh.., dulu waktu di asrama pasti sering nonton film bokep sama-sma perawat tho. . ??”Tanya Suster Eliza.

“Lha. . . Suster Eliza kok bisa paham dan tahu??” jawab saya

“ Lha dulu kan , waktu juga masih sekolah saya sama saja dengan Dik Yani”.

Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal | Bersenggama Antar Perawat |Kemudian Suster Eliza malah bercerita tentang film porno dengan komplit menceritkan adegan yang seperti ngumpet-ngumpet dulu kemudian memasukkan para cowok nya ke asrama dan berbagai cerita lainnya yang menuyangkut tentang porno.

Dengan tertawa menceritakan walaupun risi di dengar , saya menanggapi dengan sikap malu-malu karena di sanalah kami juga sering melakukan seperti itu. Walaupun saya menjadi tidak nyaman, akan tetapi senang juga mendengarkan hal-hal itu sambil mengingat masa-masa sekolah perawat dulu.

“Dik Yani, apa juga pernah “main” dengan pacarnya?”.

“Belum, Suster Elizabet”.

“Oh, nanti saya ajarin”.

“gimana..??

Mau. .?”

“Baik Suster Elizabet”, jawab saya sebisanya,

Saya pikir itu kan hanya cerita-cerita doank, walaupun saya juga tidak berniatan serius mendapat pelajaran dari Suster Elizabet.

“Oiya Suster Elizabet Saya mandi dulu. . . .”.

“Baik, nanti saya segera nyusul”.

Cerita Mesum Bersenggama Dengan Perawan Binal | Bersenggama Antar Perawat |Saya mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Wah, asyik juga, kalau Suster Elizabet mau mandi bersama. Karena dulu waktu di asrama, saya juga sering melakukan mandi berdua dengan teman-teman.
Sebagaimana pula dengan teman-teman lain yang kadang kami juga sering mengagumi dengan lekuk badan dan payudara teman yang lain. Walaupun sering mandi bersama tidak pernah terjadi seperti yang ada adegan porno, sebut saja ?

Adegan Lesbi?

saat saya sedang mandi, mendengar ketukan di pintu.

“haloo. .. Siapa, yaa?”.

“Saya, dik Yani”,

suara Suster Elizabet menyahut. Saya kemudian bukakan pintu kamar mandi, dan dalam keadaan sudah telanjang. Suster Elizabet langsung masuk ke kamar mandi, dan melepas bajunya satu persatu. Saya berhenti mandi dan hanya memandanginya.

Saya berdebar-debar ingin melihat anggota tubuh Suster Elizabet dan ternyata betul dan nyatalah Suster Elizabet sekarang sudah telanjang pula bersama saya di kamar mandi.

Kulitnya sangat putih mulus, dengan payudaranya agak memal, mungkinsegenggam tangan dan perutnya rata dan rambut vagina yang lebat.

Dibanding kulit saya yang lebih sawo matang dan rambut kemaluan saya yang hanya sedikit sekali, saya iri juga.

“Ada apa dik Yani?”

Suster Elizabet membangunkan lamunan sesaat saya, sambil tersenyum.

“Ndak papa Suster Elizabet ndak ada apa-apa”.

“Oh Iya. .., rambut yang bawah nya kok sedikit yaa”,

Bersenggama Antar Perawat |Sambil tangannya menuju ke vagina dan mengelus vagiina saya . Saya kaget dan ada perasaan aneh pada vagina saya ketika tangannya mengelus lembut vagina saya. (saya teringat dulu ketika di asrama, kadang kalau mandi bersama teman yang lain, sering guyonan mengelus vagina teman lain seperti itu, tapi tidak ada rasa apa-apa).

Secara refleks pula saya menarik napas panjang dan menutup mata.

“Kenapa dik Yani,??

“ Nikmat?”

“Enak. .?”

Saya membuka mata dan tersipu malu.

“Oh.., belum pernah yaa”,

Suster Elizabet tersenyum, sambil matanya menyipit memperhatikan saya. Saya juga hanya tersenyum sambil menggigit bibir. Saya ingin Suster Elizabet mengelus vagina saya lagi seperti tadi, kata saya dalam hati.

Bersenggama Antar Perawat |Saya merasa itu terjadi begitu cepat, tiba-tiba Suster Elizabet berjongkok di hadapan saya dan mulai menjilati vagina saya. Saya yang begitu kaget dan keenakan. Sambil berdiri, saya sandarkan punggung saya ke tembok kamar mandi. Saya tidak bisa dan tidak mau menolaknya, saya ingin menikmatinya.

Suster Elizabet sangat ahli menjilati vagina saya, dengan lembut dia membuka lebar paha saya dan membuka pelan-pelan bibir kemaluan luar saya. Saya merasakan sangat nikmat di bawah sana, di kemaluan saya, saat lidah Suster Elizabet menjilat-jilat kemaluan bagian dalam saya dan sungguh nikmat dan nikmat sekali.

Terutama ketika bibirnya yang basah menjilati itil saya. Saya menutup mata menikmatinya, payudara saya juga ikut mengeras, kedua tangan saya meremas bahu Suster Elizabet yang berjongkok di depan saya.
Saya menutup rapat-rapat bibir saya, sambil menggigit kencang bibir saya, nikmat sekali, nikmat sekali.

Hanya napas saya makin lama makin berat, dan makin lama saya makin merasa kemaluan saya makin basah.

“Ooouuuhh..”,

Saya mendesah agak keras, saya merasa melayang dan lupa segala dalam sesaat. Kemaluan saya bagian dalam terasa berdenyut-denyut berkepanjangan, tubuh saya serasa melayang dengan segala rasa yang pernah saya alami. Untuk pertama kalinya saya merasa mulai mengetahui kemaluan saya sendiri dan kenikmatannya yang luar biasa

“Sudah, Dik Yani?” suara Suster Elizabet menyadarkanku.

“Maaf. . . . Suster Elizabet”,

Sambil saya memeluk tubuh telanjang Suster Elizabet yang sudah kembali berdiri di hadapan saya. Saya merasa ingin dibelai dan disayangi, di samping tubuh saya yang mendadak lemas, setelah merasakan puncak orgasme.

“Tidak apa-apa”, Suster Elizabet masih tersenyum.

“Wajar saja, tidak usah khawatir”, Suster Elizabet melanjutkan.

Bersenggama Antar Perawat |Sambil dipeluknya tubuh saya yang juga telanjang. Dia raih kepala saya, dan diciumnya bibir saya dengan lembut, lidahnya juga masuk ke dalam mulut, menjilati lidah saya. Untuk pertama kalinya pula saya merasakan ciuman dari seorang wanita, apalagi wanita yang usiany ajauh dengan saya dan berpengalaman seperti Suster Elizabet.

Ternyata lebih nikmat dan halus, dibanding ketika pertama kalinya saya merasakan ciuman dari seorang cowok.

“Ayo dik, buruan mandinya”.

“Nanti malam giliran saya ya”,

Bersenggama Antar Perawat |Dan Suster Elizabet tersenyum penuh arti pada saya dan mengangguk pelan, dan ingin malam itu segera datang. Malam telah tiba, setelah tugas-tugas sebagai perawat telah selesai, di kamar tidur perawat saya belajar untuk melayani Suster Elizabet, ternyata ada sensasi yang berbeda dan indah sekali.

Sungguh hari itu, sore dan malam yang mengenang. Sejak saat itulah pula, Suster Elizabet menjadi panutan saya. Saya selalu menunggu waktu-waktu tugas bersama lagi dengan Suster Elizabet dan kencan-kencan kami lainnya di luar jam dinas Rumah Sakit.
Sekian

Incoming search terms:

  • perawan binal
  • Cerita Sex artis senior
  • www Cerita Sex artis asia
  • foto bokel bohal dan polno
  • foto montok bugil korea
  • Foto seks mesum payudara jepang
  • gadis porno perawan asia bgil
  • gambar porno perawan cantik
  • Jepang porno suster montok ibu cantik
  • Porno korea bohay
  • film rumah bokep perawan jepang
  • ekspresi bokep perawan
  • asia montok porno
  • bersenggama dengan artis stw
  • bintang bokep asia ter montok bohay
  • bokep jepang cerita porno
  • bugil mulus suster korea
  • Cerita perawat binal
  • cerita porno abg jepang
  • cerita sex porno perawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *