Cerita Sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku

Diposting pada

Cerita Sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku  | Waktu aku masih duduk dibangku SMP aku pernah mempunyai seorang guru wanita yang menjadi idolaku hingga membuatku selalu membayangkannya tiap malam. Dia bernama Bu Sari, dia sudah mempunyai suami bernama Pak Bambang seorang pedagang. Di Sekolah Bu Sari dikenal oleh semua murid sebagai guru yang super galak, begitu banyak murid yang menjadi takut bila dia yang mengajar. Tapi dimataku dia adalah wanita yang mempesona. Saat ini Bu Sari adalah seorang wanita yang berumur 31 tahun yang anggun, dia cantik, kulitnya putih, hidungnya mancung, bibirnya merah merona, rambutnya panjang, postur tubuhnya tinggi, body tubuhnya terlihat seksi sekali.

Cerita Sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku  Cerita Sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku Cerita Sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku indexCerita Sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku  | Sewaktu aku masih duduk dibangku SMP, secara tak sengaja sering terlihat BH yang dipakai Bu Sari waktu dia sedang menulis ataupun waktu dia sedang duduk. itu yang membuatku selalu terbayang setiap saat setiap waktu. Bisa dibilang masa puberku waktu itu terbuang karena sering membayangkan aku bermesraan  dengan Bu Sari. Bahkan setiap pulang dari Surabaya (pulang kuliah) aku selalu lewat depan rumahnya, kulihat rumahnya selalu sepi. Mungkin setiap aku lewat dia tak sedang berada di rumah.

cerita sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku  | Singkat cerita… Waktu itu aku pulang dari Surabaya pukul 12 malam. Aku sejenak duduk diruang tamu kulihat dimeja ada sebuah undangan temu kangen dari sekolah SMP ku dulu. Besoknya aku datang ke tempat temu kangen dan aku bertemu dengan banyak teman – teman SMP disitu. Kulihat Bu Sari juga hadir dalan acara tersebut. Terlihat dia masih tetap cantik seperti dulu. Dalam acara itu panitia temu kangen mengadakan piknik ke Kute dalam rangka ulang tahun berdirinya sekolah. Dan kebetulan juga selama 1 minggu aku libur kuliah dan aku memutuskan untuk ikut dalam piknik tersebut. Pukul 16.00 acaranya selesai. Aku segera menghampiri Bu Sari. Kujabat dan kucium tangannya seraya memberi hormat padanya. Hanya dalam beberapa menit kami ngobrol. Kulihat yang lain sudah pada pulang.

“Bu nunggu siapa? Kok belum pulang? Apa nunggu jemputan??” tanyaku sambil tersenyum kecil.
“Iya.. ibu nunggu jemputan anak ibu…” jawabnya sambil membalas senyumku
“Loh memang suami Bu Sari kemana kok anak ibu yang jemput???” tanyaku lagi.
“Suami ibu lagi membeli barang dagangan ke luar kota, kedua anak ibu dirumah tapi anak ibu yang sebaya dengan kamu kuliah di Surabaya dan tadinya dia mau pulang dan sekalian jemput ibu gitu”
“Oh anak ibu kuliah di Surabaya, Dia ngekost ya bu?”

Telepon genggam di dalam tas Bu Sari berbunyi dan akhirnya dia mengangkatnya.

“iya… Anak ibu kos disana dia Cuma pulang 1 minggu 1 kali. Tapi kali ini dia gak bisa pulang karena banyak tugas di tempat kuliah….barusan dia nelpon ibu” jawab Bu sari

Dalam hati ku berkata ini kesempatan untukku untuk bisa menawarkan sesuatu pada dia.

“Maaf bu Sari, kalau saya diperbolehkan biarkan saya saja yang nganterin ibu pulang…gimana bu?” “Eeeehhhmmm..gimana ya… Eeehhmmm… ya sudah deh ibu mau”

Begitu sampai didepan rumahnya aku memintai dia nomor telepon genggamnya. Waktu terus berlalu. 2 hari berikutnya aku berangkat ke Kute bareng teman teman alumni yang ikut. Ternyata Bu Sari ikut dalam piknik ini. Aku segera berpindah duduk disamping Bu Sari.

“Loh Bu suami dan anaknya kok gak diajak…”
“Suami dan anak anak ibu pada gak mau ibu ajak… gak tau ni padahal kan gratis” jelasnya

cerita sex Paksa Gauli Dengan Mantan Guru SMPku  | Dalam perjalanan kami ngobrol cukup lama sampai tertidur dalam bus. Ingin sekali kudekap tubuh seksinya itu tapi untung aku masih bisa mengendalikan diri karena banyak orang didalam bus itu. Akhirnya pukul 5 pagi kami tiba di pantai kute untuk melihat sunrise. Pukul 10 pagi kami tiba di penginapan. Kebetulan aku dan rombongan menginap di penginapan yang mewah dan berkelas, maka tak heran kalau banyak orang kaya disitu. Aku segera masuk kamar dan melepas kepenatan dengan mandi dikolam renang. Saat dikolam renang tak sengaja kulihat Bu Sari hanya mengenakan BH G- string berwarna coklat muda.

Kebetulan juga kamarku dengan kamar Bu Sari berdekatan hanya saja kamar Bu Sari berada di lantai atas hingga ketika Bu Sari waktu ganti baju lupa menutup jendela dan akhirnya terlihat dari bawah. Wooow nafsu birahi ku langsung memuncak., pemandangan seperti itu membuat penisku yang tadi tidur menjadi bangun dan tegang amat keras. Dalam hati aku berkata “nanti malam aku harus bisa masuk kekamar bu Sari”

Malam pun tiba. Pukul 8 malam aku mengetuk pintu kamar Bu Sari. Kuketuk beberapa kali tapi gak ada yang membuka. Kemudian aku hendak balik kekamarku, baru dua langka Bu Sari memanggilku.

“Ada apa Di?“ kulihat Bu Sari mengenakan baju tidur dan kulihat pula rambutnya basah. Ternyata dia habis mandi.
“saya mau ngomongin sesuatu pada ibu gak papa kan kalau saya masuk, maaf ya bu kalau saya menggangu istarahat ibu”
“Ohhh gitu … ya uda masuk ajah” jawabnya

Langsung saja aku mengunci pintunya tanpa sepengatahuan Bu Sari. setelah didalam kamar aku ngobrol beberapa kata dengan dia. Aku bilang pada Bu Sari kalau aku suka kepadanya dan sangat mengaguminya.

“Bu … sudah lama sekali aku sangat ingin memiliki ibu sari, tapi ibu sudah bersuami dan ibu sudah punya anak, kalau boleh memilih takdir aku ingin menjadi suamimu Bu”

Seketika itu Bu Sari kaget dan marah dengan pengakuanku.

“Di…kamu gak boleh sepeti ini pada Ibu…bagaimanapun juga Ibu ini tetap Mantan Gurumu dan harus kau hormati dan jangan mengada ngada tentang niatmu itu”

Aku segera mendekati tubuh Bu Sari. Terasa sudah keras penisku tertahan oleh CD yang kukenakan saat mendekati tubuhnya. Langsung dengan cekatan kucium pipinya yang sebelah kiri.

“Astagfirullah Di…jangan…Di…”

Saat Bu Sari melontarkan kata kata itu dengan nada marah dan kesal tanpa panjang lebar langsung masih dalam posisi berdiri aku memeluk tubuhnya bu Sari dengan erat, segera kuciumi pipinya dan bibirnya.

“Di ….. jangan Di….ibu mohon jangan”

Bu Sari hanya marah tapi Dia tidak berontak seperti adegan adegan perkosaan lain. Dia hanya melarangku dengan kata – kata nya yang bernada marah tapi Dia tak melawan bahkan tangannya Diam tak berusaha mendorong tubuhku. Setelah beberapa kali kuciumi pipinya kanan dan kiri aku beralih ke lehernya yang putih dan mulus. Kuciumi dengan penuh nafsu lehernya, bahkan waktu itu aku mirip seperti orang kesetanan yang bringas. Dengan cepat kuciumi setiap lekuk leher bu Sari dengan bringas. “Stop…. stop..hentikan ini Di…kamu jangan kurang ajar sama Ibu..aaaahhh…aaaahhh…hentikan Di….aaaahhh”

Kudengar nada kata katanya yang tadi seperti orang marah ternyata sekarang berubah menjadi lirih dan diiringi desahan desahannya yang membuatku semakin bringas dan liar menciumi lehernya. Aroma wangi tubuhnya membuat penisku seperti ingin keluar merobek CD. Sambil menciumi leher dan bibirnya Segera aku melepas baju ku sedikit demi sedikit hingga aku hanya mengenakan CD Kulihat Bu Sari memejamkan mata sambil mendesah dan melarangku melakukan itu.

“Di…jangan….Di…. Aaaaaahhhhh….ini perbuatan dosa Di….aaaahhhh….sekali lagi…ibu mohon………Jangan Di …. Aaaaaaaahhhhhhh”

Setelah puas menciumi lehernya aku langsung beralih menciumi bagian pundaknya sambil mencoba melepaskan baju tidur yang Dia pakai.

“Dasar….bajingan kamu…Di….hentikan…ibu mohon….Aaaaaaaaaahhhhh…..Ibu gak mau Di….ini dosa….….Aaaaaahhhhh….” Dia terus mendesah sambil memejamkan mata.

Tak lama kemudian Baju tidurnya terjatuh Dilantai, kulihat Dia memakai BH G-string merah, yang Dia pakai seperti terlalu ketat dan kekecilan sehingga susunya Dibagian atas seperi mau menjumbul keluar. Maka segera kusosor dengan lahap pundak dan dadanya yang terlihat mulus. Ditengah aksiku menciumi dadanya aku berkata pada bu Sari

“Bu aku ingin sekali ibu orang yang pertama kali mendapatkan perjakaku ini, maka aku mohon… mmmmuuuuaaaachhhh…mmmmhhhhcccchhh….. izinkan aku menjamah tubuh ibu yang mulus ini… karena sejak SMP dulu aku menantikan kesempatan seperti ini Bu”

Sambil merayu kuteruskan ciumanku ke pundak dan dadanya yang mulus.

“Tapi kamu salah Di…ibu ini hanya wanita tua yang sudah berumur 31 tahun… Aaaaaahhhh….tak pantas…kau perlakukan ibu seperti ini….…. Aaaaaahhhhh…. ibu tak ada bedanya dengan ibu kamu senDiri….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….Sudah …. hentikan …. hentikan Di….kamu memang biadab….….aaaaahhhhh….dasar terkutuk kamu….Aaaaaahhhhh….”

Setelah puas menciumi dadanya, kemudian kuciumi susunya yang masih terbungkus BH G-String berwarna merah. Saat bibirku menyentuh tali BH nya. Aku benar benar seperti orang kesetanan dan bringas, kulahap dengan cepat hingga BH nya yang Dia pakai basah karena air liurku. Kemudian sambil terus menciumi susunya yang terbungkus BH aku mencoba membuka kancing BH nya yang berada Dibelakang punggungnya. Akhirnya tanganku berhasil meraih kancing BH nya. Segera kutarik dengan cepat terlepaslah BH yang Dia pakai dan terjatuh DiLantai.

Aku sangat kaget melihat ukuran susunya saat BH nya ku buka ternyata sangat montok dan besar, padahal dulu aku mengira susunya ukuranya kecil serta biasa saja, tapi setelah terpampang Didepan mataku ku langsung dengan bringas,liar,lahap, bahkan seperti orang kesetanan aku lagsung menciumi kedua susunya yang montok itu baik kanan ataupun kiri, seperti orang yang tak sabaran dan tergesa gesa gaya ciumanku terhadap susunya itu.

“Aaaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….…. kurang ajar kamu ….aaaaahhhhh….…. jangan Di…. aaaaahhhhh….”

Desahannya yang lirih sambil menegelus elus dan memegangi kepalaku. Sangat lama sekali aku menciumi kedua susunya. Tak henti hentinya kuciumi berulang ulang susunya. Terasa begitu nikmat sekali terasa seperti Dipuncak kenikmatan saat kuberulang ulang kumenciumi kedua susunya. Setelah berulang kali kuciumi kumenghisap susunya yang sebelah kanan secara bergantian kiri maupun kanan, beberapa menit lamanya aku gak tahu yang kurasa kulakukan ciuman Dipayudaranya itu sangat lama dari pada Dibagian tubuhnya yang lain. Sambil terus menciumi dan menghisap susunya yang montok aku mendorong tubuh Bu Sari ke ranjang besar dan empuk itu. Bu Sari dan tubuhku terbaring Di atas ranjang dengan posisi tubuhku Diatas tubuh Bu Sari.

“Ooohhhhh….….aaaaahhhhh….…. kurang ajar kamu Di …. Oooohhhhh….….bangsat kamu …… aaaaahhhhh jangan….aaaaahhhhh….jaaaaaaaaaangaaaaaannn Di”

Cukup lama ku menciumi dan menghisap kedua susunya aku beralih ke perutnya. Kuciumi perut dan pusarnya sampai menuju vaginanya yang masih terbungkus oleh CD G-String coklat muda. Kurasakan saat bibirku menyentuh vaginanya yang ternyata sudah basah sekali. Sambil menciumi selakangannya yang wangi kulepas CD G-string coklat muda yang Dia pakai hingga terlepas dan terjatuh ke lantai. Kusosor dengan lahap vaginanya.

“Oohhhhh….aaaaahhhhh….…. biadab kamu Di …. jangan…. aaaaahhhhh…. Jangannnnn Di …. Oooohhhhh….jaaaaaaaaaa … ngaaaaaannn lakukan, stop ibu gak mau berbuat dosa….”

Tak lama kemudian Bu Sari menyerah tak lagi melarangku tapi Dia hanya mendesis berulang kali

“….Aaaaahhhhh….….Ooooohhhhh…”

setelah seluruh permukaan vaginanya kuciumi ku beralih kebawah terus dan terus hingga jari kakinya. Sambil melepas CD yang kupakai aku menciumi betis dan kakinya. Setelah kuciumi kaki dan jarinya aku naik keatas tubuhnya lagi. Kutindih tubuh Bu Sari sambil menancapkan penisku ke liang vaginanya. Kulihat Bu Sari pasrah sambil memejamkan mata. Tak lama kemudian penisku terbenam tepat Di vaginanya yang dari tadi sudah basah sekali. Kugenjot tubuhku berulang kali.

“Aaaaaahhhhh….….oooohhhhh….….aaaaahhhhh…….”

Bu Sari kini Benar benar Dipuncak kenikmatan walau berawal dari pemaksaan aku benar benar manusia paling bahagia Didunia waktu itu. Setelah berulang kali ku menggenjot pantatku, tak lama kemudian kumerasakan ada yang menyembur deras dari penisku menuju liang vaginanya setelah air mani itu keluar dan menuju liang vagina Bu Sari, aku menggenjot tubuhku lagi berulang kali dengan ritme yang pelan. Hingga air mani itu keluar berulang kali. Setelah beberapa saat kemudian aku merasa lelah sekali setelah berulang kali melakukan genjotan.

Wajahnya Bu Sari terlihat kelelahan. Dia memejamkan matanya dan menoleh kearah kiri dan tak berani memandang wajahku. Segera kutarik penisku dari vaginanya dan berbaring disampingnya sambil menciumi susunya. Ditengah ciumanku aku minta maaf pada Bu Sari

”Bu maafin aku… aku sudah berbuat dosa pada ibu…sekali lagi maaf ya bu” kemudian aku mengambil selimut dan aku berbaring disamping Bu Sari sambil memeluk tubuhnya yang mulus, kumenyelimuti tubuh kami berdua dengan selimut yang tebal. Karena udaranya sangat Dingin. Kami berdua tidur bersama hingga pagi

Tags:cerita bokep, Cerita Dewasa, cerita hot, cerita janda, cerita janda binal, cerita janda kesepian, cerita mesum, cerita ngentot, cerita panas, cerita perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita selingkuh, cerita sex, cerita sex 2016, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru, cerita tante, cerita Tante Girang, cerita tante kesepian

Incoming search terms:

  • ngentot mantan guru
  • cerita sex terbaru sedarah di daerah jawa barat terbaru 2017
  • cerita seks paksa
  • cerita sex pemerkosaan paksa ibu guru bergambar
  • aku di gauli
  • cerita mesum paksa
  • kisah mesum dengan stw
  • ngentot mantan guru muda smp
  • gauli wanita stw
  • guru selingkuh dengan mantan murid smp
  • cerita2 basah ibu2 galak janda stw
  • cerita sex diperawani mantan guru
  • cerita sex panas dan paksa
  • cerita ngentot paksa stw
  • cerita ngentot paksa guru galak
  • Cerita mesum paksa dan selingkuh
  • Cerita Dewasa dgn mantan guru yg janda/
  • cerita sex ibu stw ku gaulin
  • cerita ngentot paksa tante
  • www cerita smp sex paksa tante guru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *